FARMASI - INDONESIA
DUNIA BISNIS FARMASI DAN KESEHATAN DI INDONESIA

tip: memilih alat timbang yang memenuhi syarat

Alat timbang merupakan barang wajib dalam industri farmasi. Biasanya, kita hanya memperhatikan aspek teknis alat timbang itu, seperti kapasitas maksimum dan kemampuan pembacaannya. Padahal, untuk lingkungan kerja yang "bersih", ternyata banyak hal yang harus diperhatikan. Lingkungan kerja bersih yang dimaksud adalah tempat yang tingkat polutannya (mikroba, debu, uap kimia, dan lain-lain) berada pada nilai rendah. Tempatnya berupa ruang yang tertutup sepanjang hari dengan pintu kedap udara dan udara di dalamnya harus disaring dengan filter HEPA/ULPA. Orang di dalamnya juga selalu menggunakan pakaian khusus, sarung tangan, penutup mulut dan rambut.

Nah, oleh sebab itu alat timbang di dalam ruang seperti ini tidak hanya harus akurat, tapi juga mudah "dibersihkan". Kenyataannya, kebanyakan alat timbang tidak dirancang secara spesifik untuk lingkungan "bersih". EU GMP Guide menetapkan alat timbang harus dibersihkan setiap selesai digunakan, untuk setiap penimbangan 1 bets formula. Tujuannya untuk mencegah perpindahan kontaminasi material ke 1 bets berikutnya.

Jadi sebelum membeli sebaiknya lakukan tip berikut:

1. Menghitung resolusi rasio kapasitas alat timbangCaranya dengan membagi kapasitas maksimum dengan resolusi/kemampuan pembacaan. Jika nilainya kurang dari 30.000 berarti alat tersebut tingkat akurasinya masih belum memadai.

2. Mengamati bentuk dan struktur alat timbangSemua alat timbang terlihat mudah dibersihkan, tapi ternyata belum tentu mudah. Sebaiknya pilih yang sedikit sudut dan celahnya, jangan lupa untuk mengangkat alat tambang tersebut sehingga terlihat seluruh bagiannya.

Bila ternyata belum memenuhi syarat, ada baiknya Anda mencari alternatif lainnya.
0 komentar:

Posting Komentar

Blog ini berisi artikel-artikel tentang dunia Farmasi di Indonesia dan berita-berita kesehatan.


kategori